Blogger Widgets

Sabtu, 23 April 2016

PROXY SERVER AND FIREWALL



PROXY SERVER
       Adalah server yang menyediakan suatu layanan untuk meneruskan setiap permintaan user kepada server lain yang terdapat di internet. Definisi proxy server yang lainnya yaitu suatu sistem atau program komputer yang mempunyai peran sebagai penghubung antara suatu komputer dengan internet.
Fungsi Proxy :
  1. Fungsi connecting sharing : sebagai penghunbung / perantara pengambilan data dari suatu alamat IP dan diantarkan ke alamat ip lainnya ataupun kepada ip komputer user.
  2. Fungsi filtering : terdapat beberapa proxy yang dilengkapi dengan firewall yang dapat memblokir beberapa atau sebuah alamat ip yang tidak diinginkan, sehingga beberapa website tidak dapat diakses dengan memakai proxy tersebut. 
  3. Fungsi caching :proxy dilengkapi dengan media penyimpanan data dari suatu web, dari query ataupun permintaan akses user. Misalnya permintaan untuk mengakses suatu web dapat lebih cepat jika telah ada permintaan akses ke suatu web pada pemakai proxy sebelumnya.
Web Proxy adalah komputer server yang bertindak sebagai komputer lainnya berfungsi untuk melakukan request terhadap kontent dari suatu jaringan internet ataupun intranet.
Hal-hal yang dapat dilakukan oleh web proxy :
  • Dapat menyembunyikan alamat ip addres.
  • dapat dipakai untuk mengakses suatu website yang telah diblok oleh ISP (Internet Service Provider) atau oleh suatu organisasi.
  • dapat digunakan untuk memblok beberapa atau sebuah website yang nantinya tidak dapat diakses.
  • Dapat memfilter cookies yang tidak diinginkan dan seluruh cookies yang tersimpan di encrypt.
  • Dapat meningkatkan keamanan privacy pengguna.  

 FIREWALL
       Adalah sistem keamana yang menggunakan device / sistem yang diletakkan di 2 jaringan dengan fungsi utama melakukan filtering terhadap akses yang akan masuk. Berupa seperangkat hardware atau software, bisa juga berupa seperangkat aturan dan prosedur yang ditetapkan oleh organisasi.
Fungsi Firewall :
  1. Untuk mengontrol serta mengawasi paket data yang mengalir di dalam jaringan, firewall harus dapat mengatur, memfilter maupun mengontrol lalu lintas data yang diijin untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi oleh firewll.
  2. Firewall juga harus dapat melakukan pengecekan / pemeriksaan terhadap paket data yang akan melewati jaringan privat.
  3. Melakukan autentifikasi terhadap akses.
  4. Firewall dapat memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntut firewall untuk bisa mendeteksi protokol aplikasi tertentu.
  5. Mencatat setiap transaksi berbagai kejadian yang terjadi di firewall. Ini memungkinkan dapat membantu sebagai pendeteksi dini akan kemungkinan pembobolan jaringan. 

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts